Tahu sejarah dan mengenang perjuangan Operasi Trisula pada 1968, di Monumen Trisula, Desa/Kecamatan Bakung. Banyak pengetahuan yang bisa didapatkan pengunjung di monumen yang berjarak sekitar 23 km, dari Jembatan Trisula (Kademangan). Mulai monumen peringatan, para pahlawan yang gugur pada 1968, pembangunan monumen pada 1972, hingga kegiatan yang berhubungan dengan Monumen Trisula, lainnya. Digencarkannya Operasi Trisula di Blitar Selatan, terjadi pasca gejolak politik di Indonesia, pada 1965.
Ku persembahkan karya kecil ini untuk Blitar Raya, semoga bermanfaat. Blog ini berisi tentang hal menarik di seputar Blitar Raya. Dengan wilayah 25 kecamatan kabupaten/kota, tentu sangat banyak hal menarik yang bisa dinikmati. Untuk itu karya sederhana ini hadir dan Insya Allah masih terus berkarya, karena masih banyak tentang Blitar Raya yang bisa dituliskan di sini. Tunggu karya berikutnya. AKU BANGGA JADI WONG BLITAR [ocehan si Ndanden]
Sabtu, 21 Maret 2015
Minggu, 15 Maret 2015
Pasir Putihnya Pantai Wedi Ombo
Potensi wisata alam di Blitar Raya, layak untuk dikunjungi. Meski tidak tergarap oleh dinas terkait, pemandangan alam yang tampil apa adanya sangat menyejukkan pandangan. Seperti di Pantai Wedi Ombo, di Dusun Pehpulo, Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo. Pantai ini juga sering disebut sebagai Pantai Pasir Putih, karena memang pasir pantainya yang putih bersih. Karena masih alami, di kawasan pantai tidak ada fasilitas pendukung pariwisata apapun. Otomatis juga gratis dan bisa menikmati keindahan alam di Blitar Selatan, sepuasnya. Selain Pantai Wedi Ombo, juga ada empat pantai lain yang lokasinya berdekatan, yakni dari barat ke timur, Babagan Rowo Gebang, Wedi Ombo sendiri, Wedi Ciut, Pehpulo, dan Gandulan. Jika cuaca cerah, tiba di pantai pagi hari, lima pantai ini bisa dikunjungi dari satu hari.
Jumat, 06 Maret 2015
Jurug Bening, Keindahan Tersembunyi di Wates
Potensi wisata alam yang tersembunyi di Desa Purworejo, Kecamatan Wates. Sayang, hingga saat ini pemandangan alam yang menakjubkan ini tidak dikelola sebagai tempat tujuan wisata. Rute untuk menuju lokasi ini bisa dijangkau dari wilayah Lodoyo, tepatnya traffic light perempatan Kelurahan Kalipang ke timur sekitar 21 km. Dari perempatan ini menyusuri Kelurahan Sukorejo (Sutojayan) - Desa Margomulyo (Panggungrejo) - Bumi Ayu (Panggungrejo) - Panggungasri (Panggungrejo) -Salamrejo (Binangun) - Sumberkembar (Binangun) hingga sampai di Desa Purworejo. Jika takut salah arah, sebelah timur Kantor Kepala Desa Sumberkembar, ada pertigaan ke selatan menuju Pasar Bantengan, Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates. Memang, lokasinya sangat dekat dengan pasar ini, atau tepatnya sebelah baratnya.
Rabu, 18 Februari 2015
Pantai Gandulan, Ujung Timur Sumbersih
Pantai Gandulan lokasi berdekatan dengan Pantai Pehpulo. Ada juga yang menyebut pantai di Dusun Pehpulo, Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, ini sebagai Pantai Wedi Kembar. Hal itu sangat beralasan, karena Pantai Gandulan (timur) dan Pantai Pehpulo (barat), bertetangga dan hanya dibatasi sebuah bukit kecil. Dari Pantai Pehpulo, untuk mencapai Pantai Gandulan tidak perlu mendaki ke atas bukit kecil di sisi timur. Namun, cukup berjalan kaki memutari bukit melintasi ladang garapan warga. Area pantai ini tergolong landai, sehingga memungkinkan pengunjung bermain air laut dengan aman. Sebab, deburan ombak yang menjangkau bibir pantai sudah menjadi kecil dan bisa dijadikan latar belakang foto bersama. Karena jauh dari permukiman warga, diharapkan tetap waspada dan menjaga keselamatan bersama. Jika laut sedang pasang, lebih baik jaga diri tidak usah memaksakan diri mandi di laut. Selain itu, karena tidak dikelola dinas terkait sebagai tujuan wisata, jangan membuang sampah sembarangan. Agar kealamian dan kebersihan pantai ini terjaga.
Minggu, 15 Februari 2015
Peringatan 70 Tahun Pemberontakan PETA Blitar
Sabtu, 14 Februari 2015 tepat 70 tahun terjadinya peristiwa pemberontakan pasukan dari Markas Daidan II PETA Blitar. Untuk menghormati jasa Shodanco Soeprijadi dkk dalam merintis Kemerdekaan RI, Sabtu malam di area Monumen PETA di Jalan Shodanco Soeprijadi digelar seni drama kolosal yang diikuti para seniman dan pelajar dari Kota Blitar, sekitar pukul 19.00 - 22.00. Drama kolosal ini merupakan agenda tahunan di Kota Blitar, dan sudah menjadi daya tarik wisata tersendiri. Bagi mereka yang melewatkan agenda ini, semoga bisa menikmatinya pada tahun mendatang. SEMANGAT PETA, INSPIRASI INDONESIA MERDEKA.
Langganan:
Postingan (Atom)
