Senin, 20 Juni 2016

Musala H. Bakar (11)


Kawasan Musala H. Bakar di Dusun Kolomayan, Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, ini pada masa Agresi Militer Belanda pernah digunakan sebagai markas sementara tentara Belanda. Kala itu, tentara Belanda menempati rumah keluarga besar H. Bakar, yang berada di timur musala. Musala ini juga menjadi jujugan masyarakat untuk mengungsi ketika terjadi letusan Gunung Kelud, pada 1951 dan 1966. Sebab, fondasi musala memiliki tinggi dua meter, sehingga masyarakat merasa lebih aman. Musala ini dibangun oleh H. Bakar, yang berasal dari wilayah Mataram Islam di Jawa Tengah, pada pertengahan 1800-an. Diperkirakan H. Bakar merupakan salah seorang prajurit Pangeran Diponegoro, yang menyebar ke wilayah Blitar Raya, pada rentang 1825-1830. H. Bakar juga memiliki hubungan kerabat dengan Mbah Kamogo, pendiri Dusun Kamogan, Desa Kolomayan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar